Resources & Guides
Articles

5 Mitos Seputar Influencer Marketing yang Perlu Anda Tinggalkan

Vanessa
June 3, 2022
5 Mitos Seputar Influencer Marketing yang Perlu Anda Tinggalkan

Influencer marketing telah dinilai sebagai strategi No. 1 andalan marketer untuk tahun 2022. Bekerja sama dengan influencer di media sosial dapat membangun word-of-mouth marketing yang efektif untuk meningkatkan awareness hingga penjualan. 

Source: Pexels

Meski begitu, tak jarang brand memiliki pemahaman yang salah tentang influencer marketing, ataupun ekspektasi yang tidak sesuai dengan realitanya. Karena itu, brand perlu meninggalkan mitos atau miskonsepsi yang masih dipegang seputar strategi marketing ini sebelum menerapkannya dalam bisnis agar salah langkah.

Baca juga: Influencer Marketing: Ekspektasi VS Realita

Berikut 5 mitos terbesar yang masih banyak dipercaya brand seputar influencer marketing!

  1. Influencer marketing hanya mencakup promosi produk saja

Influencer memang bertugas untuk merekomendasikan produk atau jasa brand pada komunitas mereka. Namun, tanggung jawab mereka lebih dari sekedar membuat konten promosi. Influencer harus terus menerus membangun hubungan kuat dengan audiens mereka, agar konten yang mereka bagikan mencapai hasil yang diharapkan brand. Terdapat proses panjang dalam membangun loyalitas follower, memperbarui konten, mengikuti tren, menambah ilmu, dan tahapan lainnya yang sering terlupakan oleh brand.

Baca juga: Brand Loyalty Termasuk Dalam Kunci Sukses Suatu Brand, Kenapa?

  1. Semakin banyak follower, semakin baik kualitas influencer

Jumlah follower tidak selalu menjadi cerminan kualitas influencer. Memang terdapat influencer besar dan berkualitas, namun influencer yang hanya memiliki follower sedikit juga dapat mencapai hasil yang sama baiknya lho! Ada banyak metrik lain yang mencerminkan kualitas seorang influencer, seperti engagement, jenis konten yang dibagikan, dan lainnya. Karena itu, brand sebaiknya fokus pada influencer yang betul-betul cocok untuk niche mereka daripada terpaku pada jumlah follower

Baca juga: Metrik yang Wajib Dilihat Brand Saat Memilih Influencer

  1. Pelanggan sudah bosan dengan konten endorse atau sponsor

Brand kerap skeptis dengan influencer marketing karena menganggap target pelanggan mereka sudah bosan atau tidak reseptif terhadap konten endorsement atau sponsorship. Namun, kenyataannya sebagian besar follower influencer sadar bahwa influencer memang bergantung pada konten sponsor sebagai sumber penghasilan mereka. Jika mereka sudah percaya dengan opini dan rekomendasi influencer tersebut, mereka tidak akan terlalu mempermasalahkan konten Kerjasama dengan brand. Karena itu, penting untuk memastikan influencer yang Anda gunakan dipercaya oleh follower mereka, sehingga konten sponsor Anda akan lebih diterima dengan baik.

Baca juga: Authenticity, Poin Penting Suksesnya Influencer Marketing

  1. Influencer marketing adalah strategi yang mahal

Banyak brand khususnya startup atau UMKM ragu untuk mencoba influencer marketing karena dianggap memakan biaya yang mahal. Namun, fee influencer sangat beragam berdasarkan berbagai faktor seperti kategori influencer, jumlah follower, serta task atau tugas yang harus dikerjakan. Jadi, biaya influencer marketing dapat disesuaikan tergantung budget dan kebutuhan brand. Anda dapat memilih nano atau micro influencer yang memiliki fee relatif murah dibanding influencer besar jika budget terbatas!

Baca juga: Kenapa Harus Memilih Nano-Influencers?

  1. Influencer marketing hanya dibutuhkan industri B2C

Influencer marketing sering dikaitkan dengan industri B2C, seperti beauty, fashion, F&B, lifestyle, dan lainnya. Bagaimana dengan B2B? Ternyata, industri B2B pun membutuhkan influencer marketing lho! Meski produk atau jasa yang ditawarkan sangat berbeda dengan dunia B2C, brand tetap dapat menemukan influencer yang tepat untuk melakukan promosi ke bisnis lain.

Mau memulai influencer marketing? Gunakan Partipost!

Apakah Anda masih ragu untuk mencoba influencer marketing karena mitos di atas? Setelah tahu faktanya, kini saatnya Anda pun menjadi bagian dari tren marketing terdepan! Capai objektif Anda secara lebih maksimal dengan influencer marketing solution dari Partipost. Partipost menghubungkan brand dengan 700.000+ influencer di Asia Tenggara untuk melakukan campaign di media sosial. Jalankan kebutuhan influencer marketing Anda tanpa ribet bersama kami!

Contact Us
Vanessa